
LIga Arab menggelar pertemuan darurat terkait upaya aneksasi Tepi Barat Israel.
Liga Arab telah mengadakan pertemuan darurat di Kairo, Mesir, untuk membahas langkah-langkah Israel baru-baru ini yang bertujuan memperluas aktivitas permukiman ilegal dan memperketat kendalinya atas Tepi Barat yang diduduki.
Sebuah pernyataan setelah pertemuan pada Rabu (11/2/2026) mengatakan bahwa Dewan Liga Arab mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memenuhi janjinya sebagai bagian dari upaya mencapai perdamaian, serta mengambil langkah-langkah “praktis dan jelas” untuk mencegah Israel mencaplok Tepi Barat yang diduduki.
Dewan tersebut menegaskan bahwa setiap pencaplokan tanah Palestina merupakan kejahatan perang, dan menyatakan dukungannya terhadap hak Palestina atas kedaulatan penuh negara mereka di perbatasan 4 Juni 1967, dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota dan termasuk situs-situs sucinya.
Semua keputusan dan tindakan Israel yang bertujuan merebut tanah Palestina dan mengubah status hukum serta komposisi demografisnya adalah “batal demi hukum” dan tidak memiliki efek hukum, tambah pernyataan tersebut, sebagaimana dilansir Anadolu.
Pada Minggu (8/2/2026), Kabinet Keamanan Israel menyetujui langkah-langkah yang bertujuan memperluas pembangunan permukiman ilegal dan meningkatkan kendali Tel Aviv atas Tepi Barat yang diduduki.








