BPBD DKI Sebut Seluruh Banjir Jakarta Sudah Surut Pagi Ini

BPBD DKI Sebut Seluruh Banjir Jakarta Sudah Surut Pagi Ini

BPBD DKI Sebut Seluruh Banjir Jakarta Sudah Surut Pagi Ini (Ist)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta memastikan seluruh wilayah yang sempat tergenang banjir saat ini sudah surut.

1. Banjir Surut

“Update info terkini genangan 3 Januari 2026 s.d pukul 04.00 WIB, BPBD mencatat hingga Sabtu (3/1) pukul 04:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut,” kata Kapusdatin BPBD DKI Jakarta, Mohamad Yohan dalam keterangannya, Sabtu (3/1/2026).

Ia menjelaskan, hal tersebut terjadi berkat upaya kolaboratif OPD terkait, seperti BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP, dan PPSU Kelurahan.

“Yang telah mengerahkan personel berikut peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik,” ujarnya.

“Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini, seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya,” katanya.

Sebagai informasi, sebelumnya per pukul 00.00 WIB, BPBD DKI mencatat adanya 10 RT dan 4 ruas jalan yang tergenang. Berikut sebarannya:

Jakarta Barat terdapat 1 RT yang terdiri:

 – Kelurahan Kembangan Selatan 1 RT

Ketinggian: 100 cm

Menko Polkam Sebut Wisatawan di Bali dan Jogja Meningkat Jelang Akhir Tahun

Menko Polkam Sebut Wisatawan di Bali dan Jogja Meningkat Jelang Akhir Tahun

Menko Polkam Sebut Wisatawan di Bali dan Jogja Meningkat Jelang Akhir Tahun (Riyan Rizki)

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Djamari Chaniago menyebutkan, wisatawan di wilayah Yogyakarta dan Bali pada akhir tahun 2025.

1. Wisatawan Meningkat

Hal itu disampaikan Djamari usai video conference dengan sejumlah daerah jelang pergantian tahun di Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Rabu (31/12/2025).

“Bahkan di Bali ada peningkatan wisatawan yang datang di sana. Begitu juga di Jogja, sangat meningkat di Jogja,” kata Djamari kepada wartawan.

Untuk di wilayah Bali, lanjut dia, wisatawan meningkat kurang lebih lima persen dibandingkan dari tahun sebelumnya.

Minta Payung Hukum Kayu Gelondongan ke Menhut, Bupati Aceh Tamiang : Jangan Sampai Dipanggil Aparat

Minta Payung Hukum Kayu Gelondongan ke Menhut, Bupati Aceh Tamiang : Jangan Sampai Dipanggil Aparat

Minta Payung Hukum Kayu Gelondongan ke Menhut, Bupati Aceh Tamiang : Jangan Sampai Dipanggil Aparat (Ist)

Bupati Aceh Tamiang, Armia Pahmi, meminta payung hukum penggunaan kayu gelondongan kepada Menteri Kehutanan (Menhut). Hal itu agar warganya tak dijerat hukum lantaran telah memakai kayu gelondongan yang terseret banjir.

1. Payung Hukum Kayu Gelondongan

Hal itu diungkapkan Armia saat rapat koordinasi (rakor) DPR RI bersama Satgas Pemulihan Pascabencana dengan K/L dan Kepala Daerah terdampak, Selasa (30/12/2025). Ia mengatakan, tumpukan kayu di sejumlah titik di Aceh Tamiang sudah dikumpulkan.

“Tumpukan kayu di Pesantren Darul Mukhlisin sudah 85 persen kami angkut. Sekarang ini kayu yang atau baut yang besar sudah kami singkirkan, sudah kami tumpuk di pinggir sungai,” kata Armia.

Namun, ia meminta payung hukum penggunaan kayu gelondongan itu kepada Menhut Raja Juli Antoni. Bila diizinkan, masyarakat akan memanfaatkan kayu itu untuk membuat kusen.

“Kami mohon fatwa dari Menteri Kehutanan mau diapakan kayu ini, apakah diserahkan ke kami untuk kami jadikan papan atau balok atau kusen sehingga ada fatwa yang kuat untuk kami melakukan hal tersebut,” ucap Armia.

“Ini perlu penegasan. Jangan sampai kami dipanggil-panggil sama APH (aparat penegak hukum-red) karena ini memang suatu bentuk komitmen kami untuk bisa membantu masyarakat Aceh Tamiang,” tuturnya.

Keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah – Mustasyar PBNU Final dan Mengikat!

Keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah - Mustasyar PBNU Final dan Mengikat!

Keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah – Mustasyar PBNU Final dan Mengikat!

Keputusan yang dihasilkan dalam Rapat Konsultasi Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dengan para Mustasyar PBNU yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, bersifat final, sah, dan mengikat secara moral, organisatoris, serta konstitusional dalam jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Hal itu ditegaskan Pengasuh Pondok Pesantren Al-Ishlahiyah, Kediri, Kiai Muhibul Aman. Dia juga mendapat amanat untuk memoderatori jalannya pembicaraan dalam Rapat Konsultasi tersebut, yang diselenggarakan dalam rangka ishlah, peneguhan adab jam’iyyah, serta pengembalian tata kelola organisasi agar berjalan sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Nahdlatul Ulama.

“Rapat ini mempertemukan Rais Aam PBNU Kiai Miftachul Akhyar dan Ketua Umum PBNU Kiai Yahya Cholil Staquf, serta dihadiri para Mustasyar dan kiai-kiai sepuh Nahdlatul Ulama,” ujar Kiai Muhibul Aman Minggu (28/12/2025).

Menurutnya, musyawarah tersebut menghasilkan kesepakatan bersama yang menjadi pijakan penting untuk mengakhiri polemik dan kontroversi konflik internal NU, sekaligus mengembalikan kepemimpinan jam’iyyah kepada para mandataris sah hasil Muktamar ke-34 NU, yakni Kiai Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU dan Kiai Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU, guna mempersiapkan dan memimpin pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Kiai Muhibul Aman, menegaskan bahwa keputusan Rapat Konsultasi Syuriyah–Mustasyar PBNU tersebut merupakan hasil musyawarah para pemangku otoritas jam’iyyah NU yang selaras dengan Anggaran Dasar NU Pasal 7 dan Pasal 8 tentang prinsip musyawarah serta kepemimpinan kolektif-kolegial.

Ia juga menekankan bahwa berdasarkan Anggaran Dasar NU Pasal 9 dan Pasal 10 serta Anggaran Rumah Tangga NU Pasal 16 dan Pasal 17, tidak dikenal mekanisme pemberhentian Ketua Umum PBNU maupun pengangkatan Penjabat Ketua Umum PBNU di luar forum Muktamar.

 Oleh karena itu, seluruh keputusan, pernyataan, dan tindakan sepihak yang menyatakan pemberhentian Ketua Umum PBNU atau pengangkatan Penjabat Ketua Umum PBNU dinyatakan tidak sah, batal demi hukum organisasi, dan tidak memiliki legitimasi jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Warga Palestina Kembali Rayakan Natal di Tengah Serangan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Kembali Rayakan Natal di Tengah Serangan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Kembali Rayakan Natal di Tengah Serangan Israel di Tepi Barat (Al Jazeera)

 Ribuan warga Palestina berkumpul di Betlehem pada Malam Natal untuk perayaan publik pertama sejak 2022. Sebelumnya, perayaan dibatalkan  selama dua tahun sebagai penghormatan kepada ribuan orang yang tewas selama perang genosida Israel di Gaza.

1. Sukacita Natal

Melansir Al Jazeera, Kamis (25/12/2025), keluarga-keluarga memenuhi Lapangan Manger di kota Tepi Barat yang diduduki saat pohon Natal raksasa kembali ke alun-alun, menggantikan pajangan kelahiran Yesus yang digunakan selama perang yang menunjukkan bayi Yesus di tengah puing-puing dan kawat berduri, melambangkan kehancuran di Gaza.

Perayaan dipimpin Kardinal Pierbattista Pizzaballa. Ia adalah pemimpin Katolik tertinggi di Tanah Suci, yang tiba di Betlehem dari Yerusalem dalam prosesi Natal tradisional. “Natal yang penuh cahaya,” serunya.

Pasukan pramuka dari berbagai kota di Tepi Barat berbaris di jalan-jalan Betlehem, bagpipe mereka dihiasi dengan kain tartan dan bendera Palestina.

Sejak dimulainya perang genosida Israel di Gaza, pasukan Israel telah melakukan penggerebekan hampir setiap hari di seluruh Tepi Barat, menangkap ribuan warga Palestina dan membatasi pergerakan antar kota secara tajam.

Warga Palestina mengatakan peningkatan kehadiran militer, penutupan jalan, dan penundaan di pos pemeriksaan telah menghalangi pengunjung, melumpuhkan sektor pariwisata yang menjadi tumpuan ekonomi Betlehem.

KPK Geledah Kompleks Kantor Kabupaten Bekasi, Sita Dokumen dan Barang Bukti

KPK Geledah Kompleks Kantor Kabupaten Bekasi, Sita Dokumen dan Barang Bukti

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan serangkaian penggeledahan di Kompleks Perkantoran Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Senin (22/12/2025). Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap proyek yang menyeret Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang.

“Dalam penggeledahan tersebut, penyidik mengamankan dan menyita 49 dokumen serta 5 barang bukti elektronik (BBE) yang diduga terkait perkara tersebut,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, dalam keterangannya, Selasa (23/12/2025).

Budi menjelaskan, dokumen yang disita diduga kuat terkait perkara yang tengah diusut Lembaga Antirasuah.

“Dokumen yang diamankan di antaranya berkaitan dengan proyek-proyek pengadaan tahun 2025 dan rencana pekerjaan pengadaan tahun 2026,” ujarnya

Prakiraan Cuaca Jabodetabek di Akhir Pekan: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Prakiraan Cuaca Jabodetabek di Akhir Pekan: Waspada Hujan Lebat Disertai Petir

Cuaca Jabodetabek

Wilayah Jabodetabek diprakirakan didominasi kondisi berawan hingga berawan tebal pada Minggu, 21 Desember 2025. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan dengan intensitas bervariasi yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Pada pagi hingga menjelang siang, cuaca masih didominasi awan tebal. Namun, berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang di sebagian wilayah Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Kota Tangerang, Kota dan Kabupaten Bogor, serta Kota dan Kabupaten Bekasi. Sementara itu, hujan dengan intensitas sedang hingga lebat berpotensi terjadi di Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

Dan pada siang hingga sore hari, hujan ringan hingga sedang diperkirakan terjadi di sebagian wilayah DKI Jakarta, Kota dan Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kota Depok, Kota dan Kabupaten Bogor, serta Kota dan Kabupaten Bekasi.

Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi hujan yang dapat disertai kilat atau petir serta angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari di wilayah Jakarta Selatan, Jakarta Timur, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang Selatan, serta Kota dan Kabupaten Bogor dan Bekasi.

Suhu udara di wilayah Kota dan Kabupaten Bogor diprakirakan berkisar antara 22 hingga 26 derajat Celsius, sementara wilayah Jabodetabek lainnya berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius. Adapun kelembapan udara berada pada kisaran 72 hingga 90 persen.

Masyarakat diimbau untuk menyesuaikan aktivitas luar ruang dengan kondisi cuaca serta tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat berdampak pada keselamatan dan kelancaran mobilitas.

Waspada, Gunung Semeru Erupsi Belasan Kali sejak Dini Hari

Waspada, Gunung Semeru Erupsi Belasan Kali sejak Dini Hari

Gunung Semeru (Foto: Dok PVMBG)

 Gunung Semeru mengalami belasan kali erupsi sejak Jumat (19/12/2025) dini hari. Erupsi pertama terjadi pada pukul 00.31 WIB.

“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 19 Desember 2025, pukul 00:29 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 300 m di atas puncak (± 3.976 m di atas permukaan laut),” tulis keterangan petugas Pos Pengamat Gunung Api, Liswanto, dikutip melalui website Magma ESDM.

Muntahan abu vulkanik paling tinggi terjadi ketika gunung tertinggi di Jawa Timur itu erupsi pada pukul 01.13 WIB dan 05.07 WIB. Abu vulkanik tercatat setinggi 1.000 meter ketika erupsi berlangsung.

“Erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 19 Desember 2025, pukul 01:13 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4.676 m di atas permukaan laut),” ucapnya.

“Terjadi erupsi G. Semeru pada hari Jumat, 19 Desember 2025, pukul 05:07 WIB dengan tinggi kolom abu teramati ± 1.000 m di atas puncak (± 4.676 m di atas permukaan laut),” imbuhnya.

Dukung Pemulihan Bencana Sumatera, Modifikasi Cuaca Digencarkan Tekan Hujan Ekstrem 

Dukung Pemulihan Bencana Sumatera, Modifikasi Cuaca Digencarkan Tekan Hujan Ekstrem 

Dukung Pemulihan Bencana Sumatera, Modifikasi Cuaca Digencarkan Tekan Hujan Ekstrem  (Dok BNPB)

 Pemerintah terus mengintensifkan langkah mitigasi bencana di tengah puncak musim hujan dengan mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca (OMC). Langkah ini untuk menekan risiko hujan ekstrem yang berpotensi menghambat pemulihan infrastruktur serta mengganggu distribusi bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana. 

1.Modifikasi Cuaca

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan, hingga saat ini BNPB masih mengoperasikan dua pesawat OMC. Operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas dinamika cuaca regional yang dinilai masih sangat fluktuatif dan berpengaruh terhadap intensitas hujan di sejumlah wilayah.

“Seiring masuknya puncak musim hujan, kami terus mengoperasikan OMC dan melakukan evaluasi bersama BMKG. Kondisi atmosfer regional sangat beragam dan memerlukan pemantauan serta penyesuaian strategi secara berkala,” ujar Abdul dalam keterangannya, Rabu  (17/12/2025).

Menurutnya, BNPB membuka peluang untuk melakukan penyesuaian strategi OMC, baik melalui penambahan unit pesawat maupun peningkatan jam operasi hingga 24 jam. 

Opsi tersebut saat ini masih terus dikaji dengan mempertimbangkan perkembangan cuaca harian serta efektivitas operasi di lapangan.

“Kami tidak menutup kemungkinan menambah unit pesawat atau memperpanjang jam operasi. Semua opsi ini terus dibahas agar OMC benar-benar memberikan dampak maksimal terhadap penanganan bencana,” tutur Abdul.

Upaya pengendalian cuaca menjadi faktor krusial dalam mendukung pekerjaan tim darat yang saat ini difokuskan pada perbaikan dan pemulihan infrastruktur, terutama jalan yang menjadi urat nadi distribusi logistik dan mobilitas warga. Curah hujan tinggi dinilai berpotensi memperlambat proses pemulihan, bahkan memicu bencana susulan seperti banjir dan longsor.

Peringatan Dini BMKG : Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 15-18 Desember

Peringatan Dini BMKG : Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 15-18 Desember

Peringatan Dini BMKG : Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 15-18 Desember (Ilustrasi/Freepik)

 Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 15-18 Desember 2025.

1. Peringatan Dini BMKG

BMKG melaporkan saat ini Siklon Tropis Bakung (10.1°LS 91.5°BT) di Samudra Hindia barat daya Lampung dan Bibit Siklon 93S (12.9°LS 113.6°BT) di Samudra Hindia selatan Jawa Timur memicu peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang. 

“Pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut hingga Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 4-20 knot. Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari barat daya hingga barat laut dengan kecepatan angin berkisar 6-25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Samudra Hindia barat Kepulauan Mentawai hingga Lampung,” demikian keterangan BMKG, Senin (15/12/2025).

Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1,25-2,5 meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Bengkulu, Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan NTВ, Selat Karimata bagian utara, Laut Jawa bagian tengah, Selat Makassar bagian selatan, Samudra Pasifik utara Maluku, Samudra Pasifik utara Papua Barat, Laut Arafuru bagian tengah, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Bali, Samudra Hindia selatan NTT, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian timur. Laut Sulawesi bagian timur, Samudra Pasifik utara Papua Barat Daya, dan Samudra Pasifik utara Papua.

Sementara untuk gelombang yang sangat tinggi di kisaran 2,5-4 meter berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara.

kadobet login